blog

Dorong Terus Minat Belajar Siswa dengan Kompetisi Daring


KACABDISDIK - Belajar dari Rumah atau Study From Home (SFH) merupakan kebijakan pemerintah sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 dan memprioritaskan keselamatan peserta didik. 

Dengan demikian, kebijakan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 

Salah satu upaya guna meningkatkan semangat dan minat belajar siswa adalah melalui penyelenggaraan kompetisi online. 

Hal itu juga sekaligus untuk meningkatkan kualitas belajar secara online atau daring.

Demikian hal itu terungkap dalam jumpa pers secara virtual penyelenggaraan kompetisi online mata pelajaran sekolah yang diprakarsai  BCA yang berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan PesonaEdu, Selasa 16 Februari 2021.

Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati mengatakan, di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah hampir berlangsung selama satu tahun terakhir ini, perlu adanya dorongan semangat serta terobosan bagi siswa-siswi di Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan. 

"Salah satu yang dapat dilakukan adalah melalui kompetisi yang dapat memacu semangat belajar siswa-siswi. BCA melalui Bakti BCA tidak pernah putus mendukung sistem pendidikan di Indonesia, kali ini dukungan diberikan melalui kompetisi yang diadakan MGMP DKI Jakarta bersama PesonaEdu," ucap Inge. 

 

Meskipun dalam praktik sistem pembelajaran daring masih terdapat sejumlah keterbatasan, tenaga pendidik maupun siswa dan orang tua diharapkan dapat bekerja sama dengan baik untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif. 

Sistem pembelajaran daring membutuhkan kreativitas tinggi dan inovasi dalam menyajikan pembelajaran yang menyenangkan, mudah dicerna sehingga siswa tidak merasa bosan, serta memotivasi siswa agar tetap berprestasi walaupun belajar dari rumah. 

Berbekal pengalaman lebih 25 tahun menyelenggarakan berbagai kompetisi dengan jumlah peserta setiap tahun melebihi 10 ribu bahkan pernah mencapai 20 ribu, MGMP DKI Jakarta kembali menggelar kompetisi. 

Berbeda dari era sebelumnya, kini kompetisi dilaksanakan sepenuhnya secara daring berbasis Computer Based Test (CBT). 

Dalam hal teknologi, MGMP DKI Jakarta menggandeng PesonaEdu, perusahaan teknologi pendidikan yang juga sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun mengembangkan aplikasi dan konten pendidikan di Indonesia. 

 

Melalui platform Learning Content Management System, kompetisi ini dapat menyajikan berbagai variasi soal yang menarik tidak hanya pilihan ganda biasa. 

Ira Anindita, CEO PesonaEdu mengatakan, PesonaEdu A-Class mampu menyajikan berbagai tipe soal seperti pilihan ganda kompleks, menjodohkan jawaban, drag & drop teks atau gambar, respon audio dan video, sampai ke praktikum virtual, sehingga kedalaman soal yang diberikan menjadi sangat beragam, serta mencerminkan karakter soal-soal high order thinking skill (HOTS) yang merupakan salah satu standar dalam asesmen kompetensi minimum (AKM) maupun Programme for International Student Assessment (PISA). 

"Kompetisi kali ini akan diadakan untuk tingkat SMP dan sederajat kelas 7, 8, dan 9, masing-masing mencakup mata pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia, 3 mata pelajaran yang merupakan ilmu dasar dan juga menjadi standar uji PISA, yaitu penguasaan literasi, numerasi dan sains," kata Ira. 

Ketua Panitia kompetisi online Raden Sapta Nurrochman menilai, pengalaman ini juga akan bermanfaat bagi sekolah dalam melatih siswa mempersiapkan diri mengikuti pelaksanaan AKM atau menghadapi soal-soal setara uji PISA, sehingga kemudian dapat meningkatkan prestasi dan peringkat Indonesia khususnya DKI Jakarta ketika mengikuti kegiatan uji PISA.

Inge meyakini kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi siswa-siswi dalam mengasah kemampuan mereka. Selain itu, BCA mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang sudah melebihi target awal yaitu 20.000 peserta, saat ini pendaftaran sudah mencapai 26.400 peserta. 

"Atas dasar tersebut, BCA memberikan dukungan berupa hadiah berupa tabungan dengan total Rp108 juta untuk mendukung pendidikan bagi pemenang," tutur Inge.

Melalui kegiatan ini siswa akan mendapatkan pengalaman baru yang berharga, untuk menggali potensi diri dan tampil menunjukan prestasi walaupun tengah menghadapi kesulitan masa pandemi. "Harapannya melalui penyelenggaraan kompetisi ini siswa-siswi tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan meskipun masih dalam masa penuh keterbatasan. Kami yakin siswa-siswi Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai generasi penerus bangsa," tutur Inge.***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-011448714/dorong-terus-minat-belajar-siswa-dengan-kompetisi-daring